Minggu, 14 Mei 2017

INI PEMOHON PEMBUBARAN HTI DAN FPI

by on 19.20
Selamat pagi rekan - rekan pengunjung blog kami.
Kali ini saya akan memberikan berita penting hari ini, yang tentunya harus diketahui para pemuda pemudi FPI tentunya.

Saya menemukan surat yang berbunyi tentang permohonan untuk di bubarkannya ormas islam yang sudah lama berjuang dalam menyelamatkan kaum muslimin di Indonesia ini
berikut suratnya.

SURAT PEMBUBARAN HTI DAN FPI

Ini sangat tidak adil, karena ormas FPI ini sangat berperan penting dalam penyelamatan ummat islam di Indonesia.
Mohon Sebarkan

Selasa, 21 Maret 2017

LIHAT ORANG DISEKITAR KITA DAN TOLONG DIA........

by on 20.51
MISKIN

Ada seorang gadis menyewa rumah ,bersebelahan dgn kontrakkn rumah seorang ibu miskin dgn 2 anak,suatu mlm tiba2 listrik padam,dgn bantuan cahaya handphone gdis itu ke dapur mau mengambil lilin,tiba2 ada yg mengetuk pintu....
Ternyata seorang anak miskin yg di sebelah rumahnya!!! Anak itu bertanya dgn risau:" kk ada lilin tdk....???
:" gadis itu berfikir....?????! Di benaknya dia tertanam kata" JANGAN PINJAMKAN" nnti jdi kebiasaan untuk terus2 n meminta.
Maka si gadis menjawab: "TIDAK ADA"!!!! Lalu si anak miskin berkata riang,..
Saya sudah duga kk tdk ada lilin,ini ada 2 lilin saya bawakkn untuk kk,kami khwatir krna kk tinggal sendirian dn tdk ada lilin."
Si gadis merasa bersalah,dlm linangan air mata,dia memeluk anak kecil itu erat2 ..........!!!!?

Jgn menilai kburukkn orng lain hanya krna mrka klihatan MISKIN/TIDAK MAMPU???
......INGATTTT.....!!!
Kekayaan tdk bergantung seberapa bnyak yg kita PUNYA,tetapi seberapa kita MAMPU untuk BERBAGI kpda mereka yg TIDAK MAMPU.
Miskin bukan berarrti tidak PUNYA APA APA dn KAYA bukan berarrti PUNYA SEGALANYA.

Mungkin hari ini kita diatas tanah ,tapi esok lusa tanah pasti di atas kita, hidup hanya sekali......jadi buat apa kita menyombongkn diri

Senin, 20 Maret 2017

SIANTAR GEMPAR DENGAN PENCULIK YANG BERPURA - PURA

by on 23.07
Kejadian semalam 18 Maret 2017, di Jln. Mayjend Ricardo Siahaan P.Siantar (Jln.Singa)
Pencuri anak-anak sudah menyebar di siantar. Modus pura-pura gila,, mengaku orang batak boru Purba tinggal di tiga dolok, ditanyak lagi tinggal di raya,, dan setelah ditanyak polisi, mengaku orang nias. Setelah tas pelaku dicek ternyata isinya permen karet, semprotan, selang infus, suntik.. Untuk para orangtua dan untuk kita semua supaya lebih berhati-hati dan waspada, jangan lupa untuk mengunci rumah kalau lagi sendiri karna para pelaku mau masuk kerumah dan pura-pura tidur. Saling bekerjasama kalau ada orang yang mencurigakan langsung lapor ke polisi.

PENCULIKAN

PENCULIKAN

Minggu, 19 Maret 2017

DIDUGA PENCILIK DI TANGKAP DAN DI AMANKAN DI KOTA TANJUNGBALAI

by on 18.33
Minggu pukul, 19.30 WIB tepatnya di jalan kampung baru kecamatan Tanjungbalai Utara telah terjadi penangkapan seorang wanita yang katanya berpura-pura sebagai orang gila. Wanita ini di tangkap warga kampung baru dikarenakan wanita tersebut dicurigai sebagai penculik anak. Warga mencurigai wanita tersebut karena membawa sebuah tas, tas ada beberapa warga menyuruhnya untuk membuka tasnya tersebut. Warga menyuruhnya membuka tasnya karena mereka tersebut takut akan adanya penculikan anak di kampung mereka. Apalagi beberapa hari ini telah bersebar informasi tentang penculikan di media sosial. Berikut ini adalah dokumentasi foto-fotonya yang kami dapatkan
ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

ISU PENCULIK TANJUNGBALAI


ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

ISU PENCULIK TANJUNGBALAI

Kamis, 16 Maret 2017

BAPAK YANG KENA TONJOK POLISI INI BERSUARA

by on 19.35
"Nak Polisi, Bapak Telah Memaafkanmu..."

KENA TONJOK

Nak Polisi, Terima kasih untuk semua 'kesopananmu' kepada Bapak...
Tidak lain, Bapak hanya bisa membalas 'kebaikanmu' dengan kebaikan juga.
Lewat sepiring nasi hangat yang selalu engkau santap bersama keluargamu, 3x sehari.
Tahukah kamu, Nak? Itu adalah nasi dari padi yang Bapak panen hari kemarin.
Sangat pulen bukan? Bagus untuk menambah kekuatan fisik 'tangan kananmu'...

Nak Polisi, terkadang Bapak sering mengeluh sakit, encok di sekujur badan.
Tapi Bapak hanya petani miskin, tidak mampu pergi berobat...
Katanya ada Program KIS untuk berobat gratis?
Betulkah itu, Nak?
Jawab Nak, bagaimana cara mendapatkannya...?
Berapa lama...?

Nak Polisi, maafkan Bapak mungkin terlalu cerewet.
Tapi rematik di sekujur badan ini lebih 'cerewet' dari pertanyaan2 Bapak kepadamu.
Sangat sakit Nak, sangat menyiksa di setiap pergantian malam.
Bapak hanya berfikir agar besok masih ada beras pulen yang bisa bapak panen.
Untukmu santap bersama anak istrimu, 3x sehari.
Agar selalu kuat otot-otot di 'tangan kananmu'...

Nak Polisi, terima kasih Bapak ucapkan...
Untuk 'usapan lembut' di kepala Bapak kemarin,
Sangat berkesan, begitu manusiawi.
Tapi sekali lagi, Bapak telah memaafkanmu...

Hanya Bapak ingin memberimu satu nasihat saja,
Nasihat ringan, se-Ringan tangan kananmu...
Tapi jangan dianggap serius, jika tidak berkenan.
"Jadilah Petinju Hebat, Nak. Jangan Jadi Polisi"
Karena Tampolan-mu di kepala Bapak kemarin, terlalu KUAT untuk sebuah Jabatan Muliamu itu...

~Dari "Bapak Senen" (Petani, 62 tahun), yang kemarin kamu Ayomi, Lindungi & Layani dengan sepenuh hati~


Minggu, 12 Maret 2017

PENCULIK INI TERTANGKAP ! TIDAK DI SANGKA MEREKA MELAKUKAN INI KEPADA ANAK ANAK YANG DI CULIK MEREKA

by on 21.39
Seorang pelaku penculik anak yang berhasil diamankan polisi dan memberikan pengakuan yang mengerikan ketika diperiksa pihak berwajib.
CULIK


Pelaku berjenis kelamin wanita ini diduga melakukan penculikan di depan SD Negeri 1 Karang Jalak, Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon.

Sebelum diamankan, wanita ini melakukan aksinya dengan mendekati anak-anak yang tengah bermain di depan SDN 1 Karang Jalak, Rabu (8/3/2017).

Dilansir jawapos.com, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 16.20 WIB. Pelaku yang awalnya mendekati anak-anak, kemudian melancarkan aksinya dengan mengikuti salah satu anak.

Untungnya, ketika mengikuti anak kecil tersebut, tindakan pelaku diketahui oleh orang tua korban. Melihat gelagat yang cukup mencurigakan, orang tua anak ini pun langsung berteriak.

“Culik…. Culik…,” teriaknya.
Sontak, teriakan ini mengundang perhatian para warga. Tak lama berselang, para warga berdatangan dan mengejar pelaku hingga berhasil di tangkap.


Setelah tertangkap, pengakuan mengejutkan datang dari wanita bernama Susilowati ini. Ia mengaku bahwa melakukan penculikan anak untuk dijadikan sebagai tumbal salah satu jembatan yang ada di Indramayu.

“Pas ditanya memang wanita itu pengen nyulik tiga orang anak kecil buat dijadiin tumbal,” ujar salah seorang warga bernama Kety.

Kety melanjutkan pelaku tampaknya telah dicuci otaknya dan bukan orang gila. Sebab, ketika diinterogasi tatapan pelaku tampak kosong.

“Kalau orang gila masa pakaiannya rapih gitu. Kalo dugaan saya, pelaku kaya dicuci otaknya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jajat Sudrahat, warga Taman Sari 7, Kelurahan Sunyaragi, juga mengaku bahwa seminggu lalu ada dua orang wanita dengan gelagat mencurigakan datang ke lingkungannya.

Keduanya sering mendekati anak-anak kecil yang tengah bermain di sekitar rumahnya. Jajat menduga, pelaku penculikan di SDN 1 Karang Jalak itu merupakan wanita yang sama dengan yang diceritakannya.

“Ciri-ciri wanita itu, satu pakai jilbab satunya lagi nggak pake jilbab,” ungkap Jajat.

Pernah sekali seorang warga mendekat dan menanyai keperluan dua wanita mencurigakan tersebut. Tapi kedua wanita itu malah mengaku ingin mencari kuntilanak.

Kejadian ini bisa menjadi alarm bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap penculik anak dan menjaga anak selalu dalam pengawasan.

TIDAK DI SANGKA ! MOTIF PRIA TANJUNGBALAI NEKAT GANTUNG DIRI SUDAH DI KETAHUI ! HANYA KARENA ....

by on 21.31
Diduga depresi setelah putus cinta dengan pacarnya, Julianus Alfaris Hitijahubessy (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di tempat kerjanya di gudang PT Halindo Jalan Yosudarso, Jumat (10/3) sekira pukul 07.30 Wib.

Kematian  pria lajang perantauan Ambon yang bekerja sebagai security ini  pertama kali diketahui oleh Surya (21), yang juga merupakan karyawan di tempat ia bekerja. Surya  melihat korban tergantung di tiang penyangga atap gudang dengan seutas tali nilon berwarna hijau.


Atas temuan tersebut, Surya pun memanggil Eko dan Suer, karyawan lainnya dan  memberitahukan kepada pihak perusahan dan pihak Polsek Teluk Nibung. Terkait laporan tersebut, pihak kepolisian langsung menuju tempat kejadian melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.

"Setelah olah TKP, selanjutnya korban kita evakuasi ke RSUD Kota Tanjungbalai guna divisum. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ada ditemukan bekas luka-luka atau tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban," ujarnya Kapolsek Teluk Nibung AKP Mulkan Daulai melalui Kanit Reskrim Ipda R Saragih yang dihubungi awak koran ini.

BUNUH DIRI

Dikatakan Saragih, berdasarkan  keterangan yang diperoleh,  korban gantung diri diduga karena stres putus cinta. "Berdasarkan keterangan yang kita peroleh, korban nekat bunuh diri diduga karena depresi setelah diputuskan pacarnya," katanya.

Setelah divisum di RSUD Dr Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai, korban dijemput rekan sekampungnya dan dipulangkan ke kampung halamanya di Jalan Ina Tuni Desa Aman Telu Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

BUNUH DIRI

Sementara itu informasi diperoleh, sebelumnya korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun, namun berhasil diselamatkan. "Ini yang kedua. Sebelumnya ia juga pernah minum racun, tapi selamat," ujar Heri dan Surya, rekan kerja korban yang ditemui awak koran ini di RSUD Dr Tengku Mansyur.

Dikatakan mereka, selama hidupnya, korban merupakan orang yang ramah, namun tertutup.

"Tadi malam jumpa lagi kami. Permisi dia dan berkata, aku pergi dulu ya bang. Eh, pagi ini kami dengar dia sudah bunuh diri," kata keduanya.

Keduanya tidak mengetahui pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya. “Diduga karena diputusi ceweknya," ucap mereka mengakhiri.